Seperti kegiatan outing class fase C, yang diikuti 71 siswa kelas 5 dan 6 SDK St. Aloysius Surabaya, yang mengunjungi 2 tempat yakni Taman Bhinneka, dan Museum Pendidikan Surabaya, pada Rabu, 14 Oktober 2026. Usia mengikuti try out TKA, sekitar pukul 09.30 WIB para siswa berkumpul di lapangan sekolah untuk bersiap berangkat ke dua tempat tujuan, yatu Taman Bhinneka, dan Museum Pendidikan Surabaya.
“Pemilihan Taman Bhinneka bertujuan untuk menanamkan nilai kerukunan dan keharmonisan sosial sejak dini,” kata Rissa Patriasari, guru pendamping sekaligus koordinator outing class fase C.

Sesampainya di Taman Bhinneka di kawasan Keputih, para siswa melakukan observasi dan berkeliling area taman yang di dalamnya terdapat berbagai wahana, seperti rumah adat dari berbagai daerah, serta rumah-rumah ibadah yang ada di Indonesia berdiri berdekatan sebagai simbol kerukunan antarumat beragama.
Usai berkeliling dan mendapatkan penjelasan dari pemandu wisata, para siswa melanjutkan perjalanan menuju Museum Pendidikan Surabaya, yang terletak di Jalan Genteng Kali Surabaya. Di Museum Pendidikan Surabaya, para siswa diajak untuk melihat dan belajar sejarah pendidikan di Indonesia, secara khusus di Kota Surabaya. Sejarah pendidikan dari masa lalu hingga kini digambarkan secara menarik, melalui diorama, benda-benda bersejarah seputar pendidikan, hingga tokoh-tokoh nasional yang berjasa meletakkan dasar pembangunan pendidikan di Indonesia.
Melalui kunjungan belajar ini, para siswa diharapkan dapat menghargai dan menghormati perbedaan yang ada di tengah masyarakat, serta mampu bersikap toleran terhadap sesama manusia tanpa membeda-bedakan suku, agama, dan ras seseorang. Selain itu, para siswa dapat memahami pentingnya perjuangan di bidang pendidikan untuk mengangkat derajad dan martabat warga negara Indonesia yang setara dalam hak dan kewajibannya. (Petrus Riski)

