
Doa rosario ini merupakan ungkapan syukur dan penghayatan iman akan Kristus, yang diteladankan oleh Bunda Maria. Manik-manik rosario bergulir seiring pengulangan Salam Maria yang diucapkan para peserta doa rosario bersama.
“Dia rosario ini sebagai bentuk rasa syukur semua siswa atas pendampingan Tuhan selama ini, serta penghayatan teladan iman oleh Bunda Maria,” kata Panji Satrio, Guru Agama Katolik SDK St. Aloysius Surabaya.

Doa rosario dimulai pada pukul 06.45 sampai 07.35 WIB, dan dipimpin oleh siswa-siswi anggota Aloysius Care. Pemimpin doa dari Aloysius Care duduk bersama di bagian depan, persis di bawah patung Bunda Maria.
Secara khusus, untaian doa rosario yang didaraskan anak-anak ditujukan untuk memohon kelancaran sistem penerimaan murid baru (SPMB) 2027 mendatang, serta untuk kelancaran proses belajar mengajar di sekolah. (Petrus Riski)


