Lulus 100 Persen, SDK St. Aloysius Lepas 36 Siswa

Surabaya – Sabtu, 13 Juni 2026 merupakan hari yang membahagiakan bagi 36 siswa-siswi SDK St. Aloysius Surabaya, karena telah dinyatakan lulus dari jenjang pendidikan sekolah dasar. Perarakan guru dan siswa-siswi yang akan dilepas memasuki aula sekolah, diawali dengan pembawa bendera Merah Putih dan bendera SDK St. Aloysius Surabaya. Wajah-wajah ceria terlihat dari anak-anak yang mengenakan pakaian khas daerah, yang satu-persatu menempati kursi yang telah disediakan di sisi sebelah kiri aula.
Para siswa membacakan janji alumni (Foto: Petrus Riski)

Dalam surat keputusan mengenai kelulusan yang dibacakan Stephanus Tri Ariwibowo, selaku koordinator kurikulum dan guru kelas 4, sebanyak 36 siswa dinyatakan lulus semuanya, atau lulus 100 persen. Kepala SDK St. Aloysius Waluyanto Nugroho, mengatakan bahwa hari ini merupakan saat yang membahagiakan bagi para siswa yang telah menempuh pendidikan di bangku sekolah dasar selama 6 tahun.

Kepala Sekolah mengajak anak-anak untuk memiliki mimpi yang besar akan masa depan, dengan tetap diiringi usaha keras dalam belajar serta peduli pada sesama. Hal ini sesuai dengan tema yang diangkat tahun ini, yaitu “Melangkah Menuju Masa Depan.”

“Apa yang anak-anak dapatkan selama ini merupakan usaha kalian dan dukungan dari bapak ibu guru, orang tua, dan teman-teman. Teruslah melangkah meraih mimpi yang besar,” kata Waluyanto Nuhroho.

3 siswa peraih peringkat terbaik dari kelas 6A (Foto: Petrus Riski)

Pak Nunung, demikian biasa disapa, mengingatkan pula agar anak-anak tetap menggunakan nilai-nilai kebaikan yang telah diajarkan selama di sekolah, selain ilmu pengetahuan yang telah diajarkan oleh bapak dan ibu guru.

“Gunakanlah ini untuk bekal di masa depan,” singkatnya.

Ketua Yayasan Lazaris, RP Martinus Irwan Yulius CM., menegaskan bahwa masa pendidikan di sekolah dasar merupakan pondasi penting yang menopang bangunan karakter anak agar mampu berdiri kokoh. Selain mengembalikan anak-anak kepada orang tua, sekolah kata Romo Yulius, telah menanamkan dasar kepada anak yang diharapkan tetap dijaga oleh orang tua selaku pendidik utama.

3 siswa peraih peringkat terbaik dari kelas 6B (Foto: Petrus Riski)

“Bukan hanya pengetahuan, tapi juga nilai-nilai yang diajarkan untuk membentuk karakter, semoga tetap dijaga dan jangan sampai hilang,” pesan Romo Yulius.

Selain berharap anak-anak mampu meraih cita-cita, Romo Yulius mengingatkan agar apa pun cita-cita yang dimiliki anak-anak harus selalu disertai dengan nilai-nilai dan karakter yang telah dipelajari di sekolah, seperti kerendahan hati, kelemahlembutan, kesederhanaan, mati raga atau kedisiplinan hidup, serta penyelamatan jiwa-jiwa  atau perhatian yang baik pada sesama.

Peraih nilai terbaik TKA bidang studi Bahasa Indonesia dan Matematika (Foto: Petrus Riski)

“Semoga kalian kembali nanti, dengan cita-cita yang telah dicapai, menjadi dokter, pemain bola, romo, atau pun pengusaha, jadilah pribadi yang rendah hati, lembut sederhana, dan sederhana,” pesannya.

Para siswa yang telah dinyatakan lulus kemudian mendapatkan pengalungan medali dari kepala sekolah. Pada pelepasan siswa tahun lulus 2025/ 2026 ini, juga dibacakan 3 peringkat terbaik di kelas 6A dan 6B, nilai terbaik TKA bidang studi Bahasa Indonesia dan Matematika, serta prestasi non-akademik yang berhasil diraih siswa selama setahun terakhir.

Tampilan para guru karyawan SDK St. Aloysius meramaikan acara pelepasan siswa (Foto: Petrus Riski)

Pelepasan siswa ditutup dengan pembacaan janji alumni, serta menyanyikan lagi Hymne Guru oleh seluruh siswa kelas 6. Setelah sesi foto bersama, kegiatan pelepasan diisi dengan berbagai penampilan dari siswa serta para guru dan tenaga kependidikan SDK St. Aloysius. Meski telah lulus dari bangku sekolah dasar, pintu sekolah Aloysius selalu terbuka bagi siapa pun alumni yang akan berkunjung, sebagai inspirasi dan penyemangat bagi adik-adik yang masih berjuang. (Petrus Riski)